Senin, 24 Oktober 2011

A Wizard of Earthsea

buku pertama "The Earthsea Cycle"
menceritakan kehidupan seorang penyihir yang dulunya hanyalah remaja biasa yang tidak bisa sihir, dan akhirnya masuk ke sebuah sekolah sihir karena bakat terpendamnya. menggambarkan kehidupan di antara pulau dan lautan, novel ini membawa pembaca ke petualangan anak tersebut dalam mencari musuh yang terus menghantuinya. Akankah kemampuan sihir yang telah dipelajarinya bertahun-tahun lenyap begitu saja? Bagaiman ia bisa menemukan musuh yang bahkan tidak ia ketahui bentuknya? apakah perjalan itu merupaka sebuah perjalanan tiada akhir menuju ujung dunia?
jika dibaca sekilas, kalian akan langsung teringat cerita penyihir masa kini dengan bekas luka berbentuk petir di keningnya, Harry Potter. Namun novel fantasi ini telah ada terlebih dahulu, dan menjadikannya inspirasi dari cerita-cerita fantasi lainnya.

Dilengkapi dengan ilustrasi peta kepulauan dan daerah-daerah sekitarnya, novel ini mencoba menggambarkan tempat-tempat yang tertulis di dalamnya. Lingkup daerah cerita yang terlalu luas merupakan salah satu kendala yang akan dialami pembaca saat membaca novel ini. Salah satu kelebihan dari membaca adalah pembaca dapat menggambarkan dan membayangkan sendiri dengan imajinasinya, apa yang tertulis dalam bacaan tersebut. 
Walaupun menceritakan kehidupan seseorang, tapi alur cerita di novel ini tidak monoton dan membosankan. penulis benar-benar mengerti cara menghidupkan tulisannya dengan memasukkan unsur romantis, ketegangan dan kesetiaan.

1 komentar: